
10 Destinasi Wisata Teratas Untuk 2026 Di Prediksi Bakal Jadi Tren
10 Destinasi Wisata, industri pariwisata global di prediksi memasuki fase baru di tahun 2026. Tidak lagi sekadar tentang destinasi populer yang selalu ramai, tetapi tren perjalanan kini di pengaruhi oleh sejumlah faktor. Dari perubahan perilaku wisatawan, preferensi pengalaman yang lebih otentik, hingga dinamika ekonomi dan teknologi. Para pelancong semakin mencari destinasi yang menawarkan citra visual menarik, kegiatan unik, atau koneksi budaya yang kuat. Berbeda dari sekadar “pencarian foto instagenik” yang sempat dominan dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut laporan dan prediksi dari berbagai lembaga perjalanan. Destinasi favorit di 2026 akan mencakup perpaduan antara lokasi klasik yang terus menarik pengunjung dan destinasi emerging yang mulai naik daun karena daya tarik alam, budaya, serta pengalaman yang di tawarkannya.
Ada beberapa dinamika penting yang mendorong perubahan tren wisata ini. Pertama, wisatawan generasi Millennials dan Gen Z semakin memegang peranan besar dalam menentukan pilihan destinasi. Keduanya cenderung mencari pengalaman yang lebih bermakna, autentik, dan berbeda dari kerumunan massa.
Kedua, kenaikan biaya perjalanan global membuat wisatawan lebih cermat dalam memilih destinasi. Bukan hanya sekadar menarik, tetapi juga menawarkan nilai lebih dari segi pengalaman, biaya, dan keterjangkauan. Ketiga, teknologi digital seperti mesin pencari perjalanan, aplikasi booking, dan data prediktif pemesanan tiket menjadi salah satu alat utama yang mengarahkan tren destinasi yang naik popularitasnya.
Menurut prediksi data pemesanan global, negara-negara Asia seperti Jepang, China, dan Thailand akan tetap menjadi destination hotspots di 2026. Jika di akhir 2025 sejumlah prediksi mengatakan destinasi emerging akan menjadi tren di tahun berikutnya, Mui Ne tampaknya menjadi kandidat teratas.
10 Destinasi Wisata, dengan latar belakang itulah, artikel ini menyusun 10 destinasi wisata teratas untuk 2026 yang di perkirakan bakal menjadi tren global. Baik karena lonjakan pencarian, pembukaan rute penerbangan baru, maupun rekomendasi dari lembaga-lembaga perjalanan internasional.
Destinasi Klasik Yang Tetap Memikat Wisatawan Di 2026
Destinasi Klasik Yang Tetap Memikat Wisatawan Di 2026 di antara destinasi yang di prediksi trending, ada beberapa lokasi yang sudah di kenal luas oleh wisatawan internasional. Tetapi di perkirakan akan semakin populer di 2026 karena kombinasi budaya, pemandangan alam, serta wadah pengalaman yang lebih luas.
1. Big Sky, Montana, AS
Big Sky muncul sebagai salah satu destinasi paling di cari tahun 2026. Terutama untuk wisata alam dan petualangan. Kawasan ini terkenal akan resor ski kelas dunia, pemandangan pegunungan yang spektakuler. Serta koneksi dekatnya dengan Yellowstone National Park dan Earthquake Lake. Menjadikan Big Sky destinasi ideal bagi pecinta alam dan penggemar aktivitas outdoor.
2. Okinawa, Jepang
Okinawa di kenal luas sebagai destinasi pantai tropis dengan budaya Ryukyu yang khas. Arsitektur tradisional, serta pemandangan bawah laut yang menakjubkan. Selain itu, tingkat pencarian wisata ke Okinawa meningkat signifikan karena kombinasi pantai, sejarah, dan kuliner lokal yang unik.
3. Sardinia, Italia
Pulau Sardinia merupakan bagian dari Italia yang menawarkan pemandangan laut Mediterania berwarna biru jernih, kawasan pantai eksotis, serta pengalaman kuliner lokal yang khas. Lonjakan minat wisatawan terhadap Sardinia menunjukkan tren wisata yang menghargai keindahan alam dan pengalaman budaya yang lebih santai di bandingkan kota-kota Eropa yang padat.
4. Phu Quoc, Vietnam
Pulau wisata di Vietnam ini di prediksi menjadi sorotan utama di Asia Tenggara untuk tahun 2026. Menurut laporan global, Phu Quoc telah mencatat lonjakan minat wisatawan internasional. Terutama dari kawasan Asia dan Australia.
5. Pittsburgh, Amerika Serikat
Tidak hanya kawasan alam yang menjadi favorit. Kota Pittsburgh yang berada di Pennsylvania juga mendapatkan pengakuan sebagai salah satu destinasi “Best of the World” 2026 oleh National Geographic. Menarik minat wisatawan dengan kombinasi sejarah industri, museum kelas dunia, serta revitalisasi kota yang modern dan ramah pengunjung.
Destinasi Emerging Yang Di Prediksi Mengalami Lonjakan Pengunjung
Destinasi Emerging Yang Di Prediksi Mengalami Lonjakan Pengunjung selain destinasi klasik, 2026 juga menjadi tahun bagi beberapa lokasi yang sebelumnya kurang di kenal namun di prediksi akan menarik arus wisatawan global yang besar.
6. Mui Ne, Vietnam — Permata Pantai yang Naik Daun
Dulunya hanya sebuah desa nelayan kecil. Kini Mui Ne berubah menjadi salah satu tujuan pantai paling di incar karena lanskap alamnya yang dramatis. Pasir merah dan putih yang kontras, serta aktivitas kitesurf dan windsurf yang menarik pengunjung petualang. Tourism data menunjukkan bahwa tren pencarian dan pemesanan di lokasi ini tumbuh pesat. Menandakan bahwa wisatawan global mulai melirik Mui Ne sebagai alternatif dari destinasi pesisir lain di Asia Tenggara.
7. Tipperary, Irlandia — Keindahan Pedesaan dan Warisan Budaya
County Tipperary di Irlandia kini masuk dalam daftar rekomendasi Lonely Planet sebagai salah satu destinasi terbaik untuk di kunjungi pada tahun 2026. Dengan lanskap hijau yang memukau, kastil bersejarah, serta budaya lokal yang kuat, Tipperary menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin menjauh dari keramaian kota besar.
8. Less-Touristy Greek Islands — Samos, Preveza, Kefalonia, dan Halkidiki
Menurut laporan wisata Eropa, muncul gerakan baru “Hidden Greece Revolution”. Di mana wisatawan terutama dari Inggris dan Eropa — mulai mengalihkan fokus dari pulau-pulau populer seperti Santorini atau Mykonos ke destinasi yang lebih tenang namun tak kalah indah. Pulau-pulau seperti Samos dan Kefalonia menawarkan pemandangan alami yang menawan sekaligus pengalaman budaya autentik yang semakin menjadi tren.
9. Japan, China, dan Thailand — Destinasi Asia yang Semakin Di minati
Jepang, khususnya Tokyo dan Osaka, di perkirakan masih memimpin sebagai destinasi global favorit. Sementara China mengalami lonjakan dalam pemesanan karena kota-kota besar seperti Shanghai dan Chengdu semakin banyak di cari. Sementara Thailand terus menarik minat wisatawan internasional. Dengan kombinasi atraksi budaya dan pantai tropisnya yang tak lekang oleh waktu.
Dampak Tren Wisata 2026 Dan Tips Merencanakan Perjalanan
Dampak Tren Wisata 2026 Dan Tips Merencanakan Perjalanan melihat prediksi destinasi di atas, 2026 tampaknya akan menjadi tahun di mana wisatawan mencari keseimbangan antara pengalaman klasik, seperti budaya dan kuliner, dan pengalaman baru yang belum banyak di gali. Tren ini tidak lepas dari perubahan preferensi wisatawan global. Terutama generasi muda yang kini menjadi kelompok terbesar dalam pemesanan tiket dan paket wisata.
Selain itu, tren wisata 2026 juga di pengaruhi oleh kesadaran akan keberlanjutan (sustainability), pengalaman lokal yang autentik, dan keterjangkauan biaya perjalanan. Di mana wisatawan tidak hanya memilih destinasi terkenal, tetapi juga mempertimbangkan dampak sosial dan lingkungan dari pilihan mereka.
Untuk merencanakan perjalanan dengan cerdas di 2026, wisatawan di sarankan memperhatikan beberapa hal berikut:
Riset Musim dan Waktu Terbaik:
Memilih waktu kunjungan yang tepat dapat mengurangi biaya dan menghindari keramaian tinggi. Misalnya, beberapa destinasi pegunungan atau pantai terbaiknya bukan di musim puncak karena faktor cuaca.
Amankan Tiket dan Akomodasi Lebih Awal:
Dengan meningkatnya keinginan berwisata, destinasi populer seperti Okinawa, Big Sky, atau kota-kota besar Asia mungkin memiliki permintaan tinggi sehingga harga tiket dan hotel naik lebih cepat.
Pertimbangkan Alternatif Emerging:
Destinasi seperti Mui Ne atau Tipperary menawarkan pengalaman unik dan biasanya lebih terjangkau di bandingkan wisata mainstream.
Gabungkan Destinasi Budaya dan Alam:
Wisata yang tak hanya fokus pemandangan tetapi juga budaya lokal, kegiatan tradisional, atau kuliner khas akan memberikan pengalaman yang lebih lengkap dan bernilai.
Dengan tren ini, 2026 di perkirakan menjadi tahun di mana pelancong global semakin cerdas dalam memilih destinasi. Tidak hanya berdasarkan “keindahan visual”, tetapi juga pengalaman yang berkesan, biaya yang bijak, serta dampak sosial dan lingkungan yang positif 10 Destinasi Wisata.