
Keloid Ternyata Berbeda Dengan Scar Hipertropik, Kenali Yuk!
Keloid Merupakan Sebuah Jenis Jaringan Parut Yang Tumbuh Atau Terbentuk Akibat Penyembuhan Luka Yang Berlebihan (Abnormal). Biasanya, jaringan ini terjadi setelah luka akibat operasi, luka bakar atau luka akibat trauma lainnya. Hal ini di tandai dengan pertumbuhan jaringan parut yang berlebihan di area sekitar luka dan memiliki karakteristik yang berbeda dengan jaringan parut biasa. Mereka cenderung lebih besar dari luka aslinya, terasa keras, kadang-kadang gatal dan memiliki warna yang berbeda dengan kulit sekitarnya. Keloid bisa menjadi merusak kecantikan dan menyebabkan ketidaknyamanan fisik atau emosional bagi individu yang mengalaminya. Meskipun belum sepenuhnya di pahami, jaringan tersebut di yakini di sebabkan oleh respons yang berlebihan dari sistem kekebalan tubuh terhadap proses penyembuhan luka. Faktor-faktor genetik juga di yakini memainkan peran dalam kecenderungan seseorang untuk mengembangkan jaringan parut. Beberapa orang lebih rentan terhadap jaringan ini daripada yang lain dan dapat berkembang pada semua orang tanpa memandang usia.
Beberapa Metode Yang Dapat Di Gunakan Untuk Mengurangi Menonjolnya Bentuk Jaringan Parut
Menghilangkan keloid bisa menjadi tantangan tersendiri karena jaringan ini cenderung tumbuh kembali setelah di hilangkan. Namun, ada Beberapa Metode Yang Dapat Di Gunakan Untuk Mengurangi Menonjolnya Bentuk Jaringan Parut dan membuatnya kurang terlihat. Salah satu cara menghilangkannya yang umum adalah dengan penggunaan krim atau gel topikal yang mengandung bahan-bahan seperti silicon atau onion extract. Krim atau gel ini biasanya digunakan secara teratur selama beberapa bulan untuk membantu mengurangi ukuran dan warna jaringan parut. Terapi laser juga menjadi pilihan untuk mengurangi menonjolnya jaringan. Laser dapat di gunakan untuk meratakan permukaan kulit dan mengurangi kemerahan serta ketidaknyamanan yang terkait dengan jaringan. Namun, beberapa sesi perawatan mungkin di perlukan untuk mencapai hasil yang di inginkan tetapi hasilnya bisa bervariasi antarindividu.
Injeksi steroid adalah metode lain yang sering di gunakan untuk mengurangi jaringan parut. Steroid seperti triamcinolone acetonide di suntikkan langsung ke dalam bagian jaringan untuk membantu mengurangi peradangan dan merangsang penurunan ukuran. Pengobatan ini dapat efektif untuk beberapa individu, tetapi perlu di ulang secara berkala untuk menjaga hasilnya. Namun, pembedahan dapat menjadi pilihan untuk menghilangkan keloid yang besar atau mengganggu. Sehingga, tidak perlu menunggu lama untuk menghilangkan jaringan parut yang muncul. Prosedur ini melibatkan pengangkatan jaringan melalui pembedahan dan di ikuti dengan penutupan luka dan penggunaan teknik pencegahan agar jaringan tidak kembali tumbuh. Namun, prosedur ini memiliki risiko kambuhnya atau munculnya kembali jaringan tersebut dan perlu di pertimbangkan dengan hati-hati.
Perbedaan Antara Keloid Dan Skar Hipertropik
Keloid dan skar hipertropik adalah dua jenis jaringan parut yang seringkali di salahartikan, padahal keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dalam karakteristik dan cara terbentuknya. Keloid adalah jenis jaringan parut yang terbentuk akibat penyembuhan luka yang berlebihan. Dimana jaringan parutnya tumbuh melebihi batas luka aslinya dan cenderung menonjol di atas permukaan kulit. Jaringan ini biasanya lebih besar dari luka aslinya, keras, berwarna merah muda atau kecoklatan dan dapat terasa gatal atau nyeri. Di sisi lain, skar hipertropik adalah jenis jaringan parut yang juga mengalami pertumbuhan berlebihan. Tetapi tidak menyebar di luar batas luka aslinya seperti jaringan parut. Skar hipertropik biasanya muncul sebagai benjolan tegak di atas kulit dan bisa memiliki warna yang lebih terang daripada jaringan parut. Namun, skar hipertropik juga bisa terasa gatal atau nyeri, terutama ketika jaringan baru terbentuk atau tumbuh.
Perbedaan Antara Keloid Dan Skar Hipertropik yang lain adalah cara terbentuknya. Jaringan parut cenderung terjadi pada individu yang memiliki kecenderungan genetik untuk membentuk keloid. Sementara skar hipertropik lebih sering terjadi sebagai respons alami tubuh terhadap proses penyembuhan luka, terutama pada luka bakar atau luka traumatis.
Meskipun jaringan parut dan skar hipertropik memiliki perbedaan dalam karakteristik dan penyebabnya. Namun, pengelolaan atau penghilangan keduanya seringkali melibatkan cara yang serupa. Penggunaan krim atau gel topikal, terapi laser, injeksi steroid atau pembedahan dapat digunakan untuk mengurangi penampilan kedua jenis jaringan parut tersebut. Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli kulit untuk mendapatkan diagnosis yang tepat dan rencana pengobatan yang sesuai dengan kondisi individu.