Site icon BeritaTV24

Mitsubishi Destinator Raih Predikat Car of the Year 2025 Di Indonesia

Mitsubishi Destinator Raih Predikat Car of the Year 2025 Di Indonesia

Mitsubishi Destinator Raih Predikat Car of the Year 2025 Di Indonesia

Mitsubishi Destinator, awal tahun 2025 menjadi momentum istimewa bagi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Melalui ajang GridOto Award 2025, model andalan mereka, Mitsubishi Destinator, berhasil meraih penghargaan bergengsi “Car of the Year 2025”, mengungguli puluhan model baru dari berbagai merek besar yang berkompetisi di pasar otomotif nasional.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Mitsubishi masih mampu mempertahankan reputasi kuat di tengah ketatnya persaingan pasar mobil. Khususnya dengan masuknya produsen-produsen baru dari Tiongkok dan Korea Selatan. Sejak di luncurkan secara resmi pada pertengahan 2024, Mitsubishi Destinator langsung mencuri perhatian publik berkat perpaduan antara desain modern, fitur keselamatan mutakhir, serta efisiensi bahan bakar yang di klaim di atas rata-rata kendaraan sekelasnya.

Menurut tim juri GridOto Award, Destinator di pilih sebagai Car of the Year berdasarkan beberapa kriteria penting: inovasi desain, performa mesin, teknologi ramah lingkungan, kenyamanan kabin, serta nilai jual kembali. Mobil ini di nilai sukses menghadirkan keseimbangan antara performa dan efisiensi, tanpa mengorbankan aspek kenyamanan dan keselamatan.

“Destinator menjadi simbol arah baru Mitsubishi dalam merespons kebutuhan mobilitas masa depan di Indonesia,” ujar Aris Fadillah, Ketua Juri GridOto Award 2025. “Ia bukan sekadar SUV keluarga, melainkan kendaraan dengan DNA masa depan. Menggabungkan teknologi hybrid ringan dan sistem keamanan aktif yang relevan untuk lalu lintas perkotaan.”

Presiden Direktur MMKSI, Naoya Nakamura, menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya pencapaian bagi perusahaan. Tetapi juga hasil kepercayaan konsumen Indonesia terhadap komitmen Mitsubishi.

Mitsubishi Destinator, selain menjadi “Car of the Year”, Mitsubishi Destinator juga menyabet dua penghargaan lain, yaitu Best SUV Hybrid dan Best Design Interior, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu model paling inovatif di tahun 2025.

Teknologi Dan Desain: Rahasia Sukses Mitsubishi Destinator

Teknologi Dan Desain: Rahasia Sukses Mitsubishi Destinator, kesuksesan Mitsubishi Destinator tidak datang secara tiba-tiba. Mobil ini merupakan hasil dari riset dan pengembangan panjang selama lebih dari tiga tahun oleh tim Mitsubishi Motors Corporation (MMC) di Jepang. Dengan masukan dari pasar Asia Tenggara—khususnya Indonesia—sebagai salah satu pasar utama.

Secara desain, Destinator membawa bahasa baru yang di sebut “Dynamic Precision 2.0”. Evolusi dari filosofi “Dynamic Shield” yang sudah menjadi identitas Mitsubishi sejak 2015. Tampilan eksteriornya menonjol dengan garis tegas, grille futuristik berpadu dengan lampu LED Matrix, serta postur SUV tangguh namun tetap elegan untuk di gunakan di perkotaan.

Dari sisi dimensi, Destinator memiliki panjang 4.750 mm, lebar 1.870 mm, dan ground clearance 210 mm—ideal untuk jalanan Indonesia yang beragam kondisi. Sistem suspensinya mengusung teknologi Active Ride Control, yang mampu menyesuaikan kekakuan suspensi secara otomatis sesuai kondisi jalan dan gaya mengemudi.

Yang paling menarik adalah teknologi powertrain-nya. Mitsubishi Destinator menggunakan mesin bensin 1.6 liter turbo dengan sistem mild hybrid 48 volt, menghasilkan tenaga maksimum 180 PS dan torsi 280 Nm. Kombinasi ini menghasilkan performa responsif sekaligus efisiensi tinggi.

“Kami ingin menghadirkan transisi yang mulus menuju elektrifikasi. Teknologi mild hybrid menjadi solusi realistis bagi konsumen Indonesia yang ingin efisiensi tanpa bergantung pada infrastruktur charging,” jelas Kazuhiro Nishino, Chief Engineer MMC Asia.

Selain efisiensi, aspek keselamatan juga menjadi sorotan utama. Mitsubishi Destinator di lengkapi dengan Mitsubishi Smart Sense 3.0. Sistem bantuan pengemudi yang mencakup fitur Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Automatic Emergency Braking, hingga Driver Attention Warning. Sistem ini di klaim dapat mengurangi risiko kecelakaan hingga 70 persen di kondisi lalu lintas padat.

Interiornya pun menghadirkan kemewahan yang jarang di temukan di kelasnya. Kabin luas dengan konfigurasi 5+2 tempat duduk, layar sentuh 12,3 inci, sistem suara Bose, serta fitur Ambient Light AI yang menyesuaikan warna kabin sesuai suasana hati pengemudi.

Dampak Di Pasar Otomotif Nasional Dan Respons Kompetitor

Dampak Di Pasar Otomotif Nasional Dan Respons Kompetitor, pencapaian Mitsubishi Destinator memberi efek domino terhadap dinamika pasar otomotif Indonesia. Pada kuartal pertama 2025, segmen SUV menengah tumbuh 12 persen di banding periode sama tahun sebelumnya. Dan hampir separuh pertumbuhan itu berasal dari penjualan merek Mitsubishi.

Data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) menunjukkan bahwa pada Februari–Maret 2025. Mitsubishi berhasil merebut pangsa pasar 18 persen di segmen SUV, naik dari hanya 10 persen pada 2023. Angka ini menyalip beberapa pemain lama seperti Nissan dan Mazda, sekaligus menekan dominasi Toyota dan Honda yang selama ini menduduki puncak.

Kompetitor pun tak tinggal diam. Toyota menyiapkan varian baru Corolla Cross Hybrid Plus. Sementara Honda berencana meluncurkan ZR-V Hybrid pada pertengahan tahun ini untuk menandingi performa dan fitur Destinator. Namun, banyak analis menilai keunggulan Destinator pada desain dan teknologi membuatnya sulit di tandingi dalam waktu dekat.

“Destinator menjadi titik balik penting. Mitsubishi menunjukkan bahwa transisi ke elektrifikasi bisa di lakukan dengan pendekatan praktis, bukan sekadar eksperimen mahal,” kata Yohannes Pramono, analis otomotif dari LPEM UI.

Pengamat juga menilai keberhasilan Destinator memperkuat posisi Mitsubishi di tengah gelombang kompetisi dari merek-merek Tiongkok seperti Chery Omoda 5 EV dan Wuling Stargazer Hybrid. Berbeda dari produk-produk asal Cina yang fokus pada harga murah dan teknologi penuh elektrifikasi. Mitsubishi memilih strategi hibrida ringan realistis yang lebih sesuai dengan kondisi infrastruktur Indonesia.

Dari sisi konsumen, citra Mitsubishi sebagai merek tangguh pun makin menguat. Layanan purna jual yang luas dan jaringan dealer lebih dari 300 lokasi di seluruh Indonesia memberikan rasa aman bagi calon pembeli.

Tak hanya di pasar domestik, Destinator juga mulai di lirik pasar ekspor. Menurut MMKSI, ada permintaan dari beberapa negara ASEAN seperti Filipina, Malaysia, dan Vietnam untuk menjadikan model ini basis ekspor regional mulai 2026.

Prospek Dan Masa Depan Mitsubishi Di Era Elektrifikasi

Prospek Dan Masa Depan Mitsubishi Di Era Elektrifikasi, penghargaan Car of the Year 2025 menjadi momentum strategis bagi Mitsubishi untuk memperkuat pijakan di era transisi menuju elektrifikasi total. Meskipun masih mengandalkan mesin pembakaran internal dengan sistem hybrid ringan, perusahaan sudah menyiapkan roadmap menuju full EV pada 2028.

Menurut rencana, Mitsubishi akan meluncurkan Destinator EV versi listrik penuh pada 2026 akhir. Menggunakan platform baru yang di kembangkan bersama Nissan dan Renault dalam aliansi global mereka. Model tersebut akan di produksi lokal di pabrik Mitsubishi Bekasi, dengan kapasitas awal 20 ribu unit per tahun.

Selain itu, Mitsubishi juga berkomitmen meningkatkan investasi di sektor riset dan pengembangan. Tahun 2025 ini, MMKSI mengalokasikan Rp 2 triliun untuk membangun Pusat Inovasi Mobilitas Ramah Lingkungan di Karawang. Bekerja sama dengan beberapa universitas Indonesia untuk riset baterai dan efisiensi energi.

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang mendorong percepatan produksi kendaraan rendah emisi (LCEV) dan target 30 persen penjualan kendaraan listrik pada 2030. Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartanegara, mengapresiasi strategi Mitsubishi yang di anggap sejalan dengan roadmap nasional.

Di sisi konsumen, tren permintaan terhadap mobil hybrid di prediksi meningkat signifikan. Berdasarkan survei Katadata Insight Center, 56 persen responden di kota besar Indonesia berencana membeli mobil hybrid sebagai kendaraan berikutnya. Terutama karena efisiensi bahan bakar dan kemudahan perawatan.

Ke depan, Mitsubishi tampaknya akan fokus pada tiga pilar: elektrifikasi, konektivitas, dan keselamatan aktif. Model-model baru akan di bangun di atas platform modular yang dapat di gunakan untuk versi bensin, hybrid, maupun listrik penuh.

Penghargaan “Car of the Year 2025” bagi Destinator menjadi awal baru bagi Mitsubishi. Dari sekadar produsen SUV tangguh, kini Mitsubishi menegaskan diri sebagai pemain utama dalam era otomotif cerdas dan berkelanjutan Mitsubishi Destinator.

Exit mobile version