
Unilever Jual Merek Snack Graze Ke Perusahaan Lain
Unilever, keputusan Unilever untuk melepas merek snack sehat Graze menandai langkah penting dalam strategi restrukturisasi perusahaan global tersebut. Dalam beberapa tahun terakhir, Unilever menghadapi tekanan eksternal dan internal untuk menyederhanakan portofolio produknya. Perusahaan yang sebelumnya di kenal agresif mengakuisisi berbagai brand ini kini bergerak ke arah yang lebih fokus, terutama setelah perombakan manajemen dan transformasi arah bisnis yang menekankan efisiensi operasional serta fokus pada kategori bisnis inti.
Graze, yang di kenal sebagai brand camilan sehat berbasis kacang, buah kering, dan snack bar rendah kalori, memiliki reputasi positif di pasar Inggris. Brand ini awalnya tumbuh pesat dengan model direct-to-consumer melalui layanan langganan, sebelum akhirnya mengembangkan kehadiran besar di rak supermarket. Ketika Unilever membeli Graze beberapa tahun lalu, ekspektasinya adalah mampu memanfaatkan kekuatan jaringan distribusi global untuk menggenjot pertumbuhan brand tersebut.
Namun, dinamika pasar makanan ringan berubah cepat. Konsumen kini bergerak antara dua ekstrem: snack sangat sehat atau snack indulgent yang menawarkan rasa kuat dan harga lebih bersaing. Di tengah kompetisi brand seperti Kind, Nature Valley, RXBar, hingga merek private label dari supermarket besar, posisi Graze di nilai tidak cukup kuat untuk pertumbuhan jangka panjang—setidaknya menurut strategi Unilever saat ini.
Selain itu, Unilever berada dalam fase perampingan portofolio. Mereka telah melepas beberapa bisnis yang tidak lagi di anggap “strategis”, sementara memperkuat kategori inti seperti bahan masakan, kecantikan, kebersihan rumah, dan layanan makanan profesional. Graze yang berada di segmen healthy snacking di nilai berada pada kategori “nice to have”, bukan “core business”. Dengan demikian, menjual Graze kepada perusahaan yang lebih fokus pada confectionery dan snack di anggap sebagai langkah yang masuk akal.
Unilever, keputusan ini bukan hanya soal strategi produk, tetapi juga mencerminkan keinginan manajemen baru Unilever untuk menunjukkan ketegasan dalam restrukturisasi.
Alasan Katjes International Mengakuisisi Graze
Alasan Katjes International Mengakuisisi Graze sementara bagi Unilever penjualan Graze adalah keputusan untuk merampingkan bisnis, bagi Katjes International—perusahaan Eropa yang terkenal dengan produk confectionery, snack vegan, dan brand inovatif—akuisisi ini merupakan peluang emas. Katjes telah lama mengincar kesempatan untuk memperluas portofolio snack sehat yang sedang naik daun.
Katjes melihat Graze sebagai merek yang sudah memiliki fondasi kuat, terutama di Inggris, salah satu pasar makanan sehat paling berkembang di Eropa. Dengan reputasi Graze sebagai brand yang mengutamakan bahan alami dan nutrisi seimbang, Katjes memperoleh akses instan ke segmen konsumen yang sadar kesehatan dan mencari alternatif snack yang lebih baik.
Selain itu, Katjes memiliki pendekatan bisnis yang berbeda dari Unilever. Alih-alih mengejar skala global secara masif, Katjes lebih suka membangun pertumbuhan yang terukur dan fokus pada inovasi rasa, konsep kemasan, dan distribusi khusus. Filosofi ini sejalan dengan karakteristik Graze yang memiliki identitas brand sangat kuat. Katjes menilai bahwa di bawah kepemilikan mereka, Graze bisa di kembangkan lebih bebas dan lebih kreatif, tanpa harus mengikuti tuntutan skala dan margin ala perusahaan multinasional raksasa.
Akuisisi Graze juga memberi Katjes posisi lebih kuat di segmen snack sehat premium. Pasar ini tumbuh cepat karena meningkatnya tren diet seimbang dan permintaan terhadap makanan ringan yang tidak sekadar “rendah kalori”. Tetapi juga memiliki nilai tambah seperti protein tinggi, berbahan alami, rendah gula, dan ramah lingkungan. Graze sudah memiliki produk-produk tersebut, tinggal di sempurnakan dan di perluas.
Dari sisi brand portfolio, Graze cocok dengan strategi Katjes yang ingin memperluas jangkauan ke kategori camilan sehat. Melengkapi lini permen, cokelat vegan, dan snack berbasis tanaman yang sudah di milikinya. Dengan pendekatan produksi yang fleksibel serta kemampuan R&D untuk mengadaptasi produk ke kebutuhan pasar negara lain. Katjes optimistis dapat memperluas jadwal distribusi Graze ke Eropa daratan.
Dampak Transaksi Terhadap Industri Snack Internasional
Dampak Transaksi Terhadap Industri Snack Internasional penjualan Graze menandai perubahan besar dalam peta persaingan industri snack global. Industri makanan ringan saat ini bernilai lebih dari USD 300 miliar secara internasional, dengan pertumbuhan signifikan di kategori snack sehat. Brand-brand seperti Graze, Kind, Bare, MadeGood, dan RXBar menjadi simbol pergeseran gaya hidup modern yang menginginkan camilan cepat namun tetap bernutrisi.
Namun, tidak semua perusahaan besar berhasil bersaing di segmen ini. Kasus Graze menunjukkan bahwa brand “kecil tapi inovatif” sering kali lebih cocok berada di tangan perusahaan yang memiliki fokus jelas pada kategori tertentu. Raksasa multinasional seperti Unilever, PepsiCo, Nestlé, atau Kellogg’s memang punya sumber daya sangat besar. Tetapi tidak selalu dapat memberikan perhatian penuh terhadap merk kecil dengan pasarnya yang niche.
Transaksi ini juga menguak fenomena baru. Perusahaan besar justru menjual brand healthy snack. Sementara perusahaan menengah dan kecil yang lebih lincah mengambil alih dan mengembangkannya. Konsumen menjadi pihak yang di untungkan karena inovasi akan muncul lebih cepat ketika brand kecil di tangani perusahaan yang lebih fokus.
Selain itu, langkah ini dapat mendorong lebih banyak perusahaan makanan global menilai ulang strategi mereka. Apakah mereka ingin menjadi “master of everything” atau justru spesialis pada beberapa kategori saja? Tren konsolidasi di industri makanan kemungkinan besar akan meningkat dalam beberapa tahun ke depan. Terutama ketika persaingan semakin ketat dan biaya produksi terus naik.
Penjualan Graze juga mencerminkan kebutuhan Unilever untuk memperbaiki margin perusahaan. Bisnis snack sehat menyumbangkan volume, tetapi tidak selalu memberikan margin tinggi. Dengan tekanan biaya produksi dan bahan baku global yang meningkat. Unilever membutuhkan portofolio yang lebih stabil dan menguntungkan. Perusahaan itu kini lebih selektif terhadap produk mana yang memberikan kontribusi profit maksimal.
Dengan kata lain, bagi Katjes, Graze bukan sekadar brand yang di beli. Tapi pintu masuk menuju pasar health snacking yang bernilai miliaran dolar.
Prospek Masa Depan Graze Di Bawah Kepemilikan Baru
Prospek Masa Depan Graze Di Bawah Kepemilikan Baru setelah resmi di akuisisi oleh Katjes International, Graze kini memasuki babak baru yang penuh potensi. Katjes di kenal agresif dalam membangun brand melalui inovasi rasa, desain kemasan kreatif, serta strategi pemasaran yang dekat dengan generasi muda. Pendekatan ini di nilai sangat cocok untuk Graze. Yang identitas brand-nya memang fresh, modern, dan sangat “millennial-friendly”.
Salah satu keuntungan terbesar Graze di bawah Katjes adalah kebebasan untuk kembali fokus pada inovasi produk. Sebelumnya, sebagai bagian dari Unilever, Graze harus beradaptasi dengan strategi dan ritme korporasi besar yang sangat berorientasi pada margin dan volume. Kini, Graze dapat lebih fleksibel berinovasi baik dalam pengembangan snack bar, kacang berperisa, maupun snack sehat berbasis protein dan tanaman.
Katjes juga di perkirakan akan memperluas distribusi Graze. Jika sebelumnya Graze lebih banyak beredar di Inggris, maka ke depan brand ini bisa masuk ke pasar Jerman, Prancis, Belanda, dan negara-negara Eropa lainnya. Konsumen Eropa sangat terbuka terhadap konsep snack sehat, sehingga peluang ekspansi sangat besar.
Penjualan Graze menjadi sinyal bahwa perusahaan siap bergerak cepat menutup lini bisnis yang tidak sesuai arah baru. Sekaligus menghindari investasi lebih lanjut pada kategori yang terlalu kompetitif. Pergeseran fokus ini di perkirakan akan mempengaruhi peta industri makanan ringan global dalam beberapa tahun ke depan.
Dari sisi pemasaran, Katjes dapat memperkuat identitas Graze sebagai snack sehat modern dengan narasi yang lebih emosional: gaya hidup aktif, kesadaran lingkungan, dan keseimbangan nutrisi. Dengan teknik pemasaran digital dan kampanye sosial yang kuat. Prospek Graze untuk tumbuh kembali sangat terbuka.
Jika eksekusi strategi berjalan baik, akuisisi ini bisa menjadi contoh sukses bagaimana brand kecil justru tumbuh pesat. Ketika di pindahkan dari perusahaan raksasa ke perusahaan menengah yang lebih fokus dan adaptif. Bagi pasar snack global, Graze mungkin akan kembali menjadi salah satu pemain yang patut di perhitungkan Unilever.